Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘bandara internasional jeddah’

Kisah dibawah ini hanya sebagian kisah dari ribuan kisah saat menjadi pelayan haji di Tanah Suci. Bagaimanapun juga kejadian tersebut merupakan potret buram bagi jemaah haji kita. Terutama dalam masalah kesiapan untuk berhaji mandiri, maupun untuk berhaji dan berumrah sesuai denganmanasiknya Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam. Selamat menyimak:

Berpakaian ihram secara mandiri tentunya bukanlah hal yang sulit bagi petugas haji Indonesia, karena saat pelatihan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, para petugas sudah mendapat contoh dari H Ahmad Kartono, dan sudah berkali-kali mempraktikkannya selama pelatihan. Namun bagi jemaah calon haji Indonesia, terutama yang berasal dari pelosok dan “sudah sepuh” tentunya merupakan kesulitan tersendiri, sehingga perlu bantuan petugas haji kita.

Membantu mereka pun mempunyai kesan tersendiri, karena selain memerlukan kesabaran, petugas juga sering disulitkan dengan ketidakmampuan jemaah dalam berbahasa Indonesia. “Kita sudah bilang supaya celana dalamnya dilepas. Karena jemaah nggak juga paham, dan kita juga tidak paham dengan bahasa daerahnya, kita contohkan dengan gaya kita melepas celana dalam,” kata seorang petugas pembantu pelaksana (dulu Temus-red) kepada MCH di Bandara King Abdul Azis, Jeddah, Senin (9/11) malam.

Yang repot, apabila jemaah menolak melepas celana dalamnya dengan alasan tidak nyaman karena tidak bebas bergerak. Apabila saat tanpa disengaja kain ihramnya dapat melorot.

Selain itu memotivasi jemaah untuk segera berganti pakaian ihram juga harus disertai kesabaran. Saat di Bandara KAA, MCH juga mendapati seorang jemaah yang marah, ketika petugas memintanya dengan sopan untuk segera berganti pakaian ihram. “Cepet-cepet memangnya apaan, nggak bisa ya santai sedikit,” kata jemaah pria itu dengan bersungut-sungut.

Petugas dengan sikap sopan mengatakan maaf sambil tetap memotivasi yang bersangkutan untuk segera berganti agar tidak mempersulit diri sendiri karena segalanya harus serba antre. Dan upayanya pun berhasil.

Inilah pengalaman menarik yang tidak kita dapatkan di pelatihan petugas haji. (Hartono Harimurti, Depag)

Advertisements

Read Full Post »