Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘identitas jamaah haji’

Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan, Sazli Nasution, di Medan, Rabu,4 November 2009, bahwa  gelang haji itu adalah salah satu identitas diri bagi calhaj asal Indonesia. Selain itu juga sebagai antisipasi  bila sewaktu-waktu jika terjadi musibah di Tanah Suci.

Beliau juga menyampaikan, agar jamaah calon haji (calhaj) selama berada di Tanah Suci guna menunaikan ibadah haji diingatkan supaya selalu menggunakan gelang identitas untuk memudahkan mengenali jamaah jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Gelang identitas yang diberikan kepada jamaah haji tersebut terbuat dari bahan “stainless steel” yang tidak mudah terbakar dan terukir bendera merah putih, kode embarkasi, nomor kloter, paspor, serta nama jamaah. Sehingga sifatnya sangat pribadi, tidak bisa sama antara satu jamaah dengan jamaah yang lainnya.

Gelang tersebut diberikan secara cuma-cuma kepada jamaah itu, saat jamaah memasuki asrama haji sebelum  hari keberangkatan. Ingat, gelang ini bukan sekadar hiasan, namun berfungsi untuk mengenali asal jamaah serta asal kloter.

Dalam kondisi-kondisi darurat seperti calhaj terkena musibah kebakaran, atau tersesat dalam kerumunan yang mengakibatkan identitas lainnya hilang, maka gelang itu menjadi sebagai petunjuk terakhir untuk mengenali jamaah.

Selain itu, gelang ini memudahkan baik jamaah maupun petugas haji, karena mereka tidak perlu membawa paspor cukup dengan gelang identitas. Berbeda dengan paspor, bila hilang tentu akan repot urusannya, mengurusnya bisa lama.

contohgelanghaji

Gambar gelang haji untuk jamaah haji indonesia.

Warna baju seragam jammah haji, gelang, dan tanda lainnya hendaknya diperhatikan oleh segenap jamaah haji. Mengingat banyak tindak kejahatan terhadap jamaah haji terjadi karena jamaah tersebut tidak curiga dengan pelaku. Warna baju buatan baru tentu berbeda dengan baju tahun yang lalu, demikian pula gelang, yang baru tampak jelas tulisannya, sedangkan yang lama pudar bahkan hampir tak terlihat tulisannya.

Tahun 2007 saat kami bertugas sebagai pelayan haji, mengetahui adanya tindakan kejahatan di masjidil haram Makkah dari seorang anggota keamanan yang bertugas melayani dan mengawai jamaah. Pelakunya menggunakan gelang baju tahun 2006 juga ada yang tahun 2003. Tertangkap tangan membawa sejumlah HP, uang real yang tidak tersusun dengan rapih (seperti asal dimasukan ke dalam saku), dan beberapa perhiasan.

Untuk itu, pesan kami, jangan remehkan gelang haji. Dan waspadalah terhadap orang yang mencurigakan saat Anda berhaji. Semoga bermanfaat.

Read Full Post »