Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘jamah tua’

Kasus jemaah tersesat atau tidak bisa pulang ke hotel tempatnya menginap adalah tertinggi diantara kasus-kasus lain. Hingga saat ini setidaknya 70 kasus orang tersesat sejak kedatangan jemaah di Madinah pada 23 Oktober lalu. Jemaah yang mengalami sesat hamper seratus persen adalah jemaah dengan usia di atas 60 tahun.

Fauzan Ngasari, petugas pengamanan di Sektor Lima Daerah Kerja Madinah mengakui setiap hari dirinya menerima dan mengantarkan jemaah Indonesia yang tersesat atau tidak bisa pulang ke pondokannya. Kebanyakan yang menjadi penyebab jemaah tersesat karena terpisah dari romobngan setelah sholat di Masjid Nabawi. “Kebanyakan mereka ditemukan oleh petugas, setelah koita data kita antar kembali ke hotel mereka menginap,” ungkap Fauzan Ngasari.

Fauzan mengakui hampir setiap hari di Sektornya ada laporan jemaah yang tersesat. Dalam catatannya telah terjadi 30 kasus orang sesat di Sektor Lima . Bahkan pernah mengantar jemaah tersesat hingga satu mobil. “Baru saja kami antar satu jemaah, sudah ada jemaah lain yang antri untuk diantar karena tidak bisa pulang ke hotel,” cerita Fauzan.

Fauzan menambahkan jemaah yang tersesat ada yang sudah jauh dari hotelnya bahkan hampir lima jam jemaah mencari hotelnya, karena itu dirinya berharap jemaah sebaiknya tidak berjalan sendiri untuk menghindari salah jalan atau tersesat ini.

Yang mengkuatirkan menurut Fauzan adalah jemaah yang tersesat ini rentan terhadap tindak Kriminal. Dia mencontohkan ada jemaah yang diantarkan oleh seseorang tanpa identitas apapun, setelah ditanya ternyata jemaah tersebut telah menjadi korban kriminal.”Mungkin pelakunya sudah tahu cirri-ciri orang yang memerlukan bantuan, mereka dekati dengan pura-pura ingin membantu kemudian tas korban dirampas.”

Rawan Gangguan Kesehatan

Sementara itu dokter psikiater di Balai Pengobatan haji Indonesia (BPHI) Tri Aniswati menjelaskan jemaah yang rentan terhadap masalah kesehatan adalah jemaah yang usianya sudah lanjut, baik itu mengalami gangguan kesehatan mental mapun kesehatan fisiknya. Bahkan bisa saja jemaaah yang mengalami gangguan kesehatan fisik kemudian mempengaruhi kesehatan psikisnya atau sebaliknya.

“Kita tahu jemaah kita banyak yang berusia di atas 50 tahun, usia-usia tersebut rentan terhadap gangguan psikis dan kesehatan fisik. Gangguan psikis biasanya terjadi karena seseorang tidak bisa menyesuaikan dengan lingkungan yang berbeda,” jelasnya. (MA Effendi,depag)

Baca juga yang ini, semoga bermanfaat:

http://oleholehhaji.net/2009/10/28/berakhlaq-mulia-di-tanah-suci/

http://oleholehhaji.net/2009/10/28/lebih-enak-haji-mandiri/

http://oleholehhaji.net/2009/11/03/kiat-sehat-bugar-selama-naik-haji/

http://oleholehhaji.net/2009/11/05/gelang-haji/

http://oleholehhaji.net/2009/11/02/siapkan-diri-di-musim-dingin/

http://oleholehhaji.net/2009/11/02/keletihan-bisa-berimbas-pada-kesehatan-jiwa/

Advertisements

Read Full Post »