Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘masalah wudlu di masjid nabawi’

Haji Saud, jemaah asal NTB mengimbau rekan-rekannya atau jemaah haji Indonesia khususnya yang untuk pertama kali akan beribadah salat arba`in (salat 40 waktu) di Masjid Nabawi, tidak perlu mengkhawatirkan atau mencemaskan soal tempat mengambil air wudhu (bersuci).

Umumnya, jemaah Indonesia khawatir soal jauhnya tempat mengambil wudhu, dan yang lebih mencemaskan jika ingin ke kamar kecil (WC) akibat perut mules, karena tidak tahu tempatnya, maka jemaah kadang lebih banyak menahan, atau mengambil cara lain sehingga bisa berakibat sakit perut jadi parah atau lainnya.

Untuk mengambil air wudu atau ke kamar kecil di Masjid Nabawi tersedia sangat banyak, sedikitnya ada 14 tempat, posisinya berada di depan masjid, atau di pelataran masjid. Di situ diberi petunjuk dengan jelas.

Tempat wudhu yang dilengkapi sebelahnya berupa kamar kecil/WC itu bahkan dibuat dua lantai ke arah bawah, jumlahnya sangat banyak. Bisa dijangkau dengan lewat eskalator, atau lewat jalan biasa.

“Tempatnya sangat dekat, berbeda dengan di Masjidil Haram, yang agak jauh. Karena itu kalau jemaah merasa mulas mau buang air kecil atau besar jangan ditahan-tahan, karena tempatnya tidak jauh dari masjid, tempatnya pun bersih,” kata Haji Saud, di depan Masjid Nabawi, Minggu (20/12) malam.

Haji Saud, jemaah asal NTB yang tergabung dalam Kloter 57 itu selanjutnya menuturkan pengalamannya, sempat dua kali tersesat ketika hendak pulang dari salat arbai`n, karena pondokannya agak jauh, lebih 500 meter dari masjid. Untuk menyikapi agar tak tersesat lagi, salah satu caranya hanya dua kali kembali ke pondokan dalam 24 jam selebihnya tinggal di masjid.

Menurut Saud, cara yang dia dan teman-temannya tempuh untuk menghindari tersesat jalan ketika kembali ke pondokan, saat selesai salat subuh dan salah Isa saja kembali. Selebihnya sejak zuhur sampai isa tinggal di masjid.

“Untuk mengusir kantuk, kita bisa jalan-jalan di sekitar masjid, makan juga beli di sekitar masjid saja. Bahkan saya sempat sampai puncak gedung itu hanya untuk beli air mineral yang harganya satu riyal,” kata Saud sambil menunjuk gedung di depan masjid Nabawi.

Jemaah kloter 57 SUB yang akan diterbangkan Saudia melalui Bandara Amir Muhammad Abdul Aziz, Madinah Jumat, 25 Desember. Hari Senin, merupakan hari terakhir jemaah haji dari Mekah yang diberangkatkan ke Madinah. Sementara pemulangan terakhir jemaah haji Indonesia ke Tanah Air 31 Desember. (Salamun)

Advertisements

Read Full Post »