Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘penyakit jantung’

Hingga Senin (9/11) malam, jumlah jemaah haji Indonesia yang meninggal sebanyak 24 orang. Sedang jemaah sakit yang dirawat di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Mekah mencapai puluhan orang.

Lebih dari 50% penyebab kematian adalah penyakit jantung, penyebab lainnya adalah stroke, gagal napas, serta sepsis (infeksi kuman dalam darah). Ada juga seorang jemaah yang meninggal karena kecelakaan. Yakni, Zaenuddin Kadir Lagogo, jemaah asal Tanggamus, Lampung yang tergabung dalam Kloter 23 JKG. Ia meninggal karena tertabrak mobil saat menyebarang jalan di Mekah pada Senin (9/11) siang.

Sebelumnya, Wakil Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dr Barita Sitompul SpJP mengungkapkan, dari tahun ke tahun penyakit jantung memang menjadi penyebab kematian jemaah terbanyak. Sedang jenis penyakit yang terbanyak diderita jemaah adalah Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) seperti flu, batuk, dan radang tenggorokan.

“Sebagai upaya antisipasi, mereka yang berisiko terkena penyakit jantung sebaiknya berkonsultasi lebih dulu dengan dokter sebelum berangkat. Jangan lupa membawa obat-obatan yang biasa dikonsumsi,” ujar Barita di Mekah, Selasa (11/11).

Barita juga menekankan agar selama di tanah suci jemaah menjaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan bergizi dan cukup istirahat. Mengingat, kelelahan merupakan salah satu pemicu serangan jantung.

Sementara itu, menjelang hari wukuf yang diperkirakan jatuh 26 November mendatang, Mekah semakin dipadati jemaah dari berbagai negara. Dari Indonesia, jumlah jemaah yang sudah berada di kota suci itu hingga Senin (9/11) mencapai lebih dari 55.000 orang. Padatnya jemaah membuat transportasi di Mekah tersendat, terutama di sekitar Masjidilharam, menjelang dan sesudah waktu salat. (Eni/Siwi, Depag)

Advertisements

Read Full Post »